LOCERITA.CO – Jarak yang cukup jauh dan jalan yang belum memadai justru mendorong Anggota DPRD Kukar Hendra untuk hadir di desa Menamang Kiri Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara, Jumat, 21/2/24.
Kehadirannya dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat setempat dalam rangkaian reses Anggota DPRD Kukar pada masa sidang ke II.
Benar saja apa yang di ceritakan warga Menamang Kiri padanya ketika komunikasi via handphone jalannya belum memadai dan masuk kawasan hutan dan areal kelapa sawit.
Tapi niat Politisi Gerindra untuk menyapa warga Menamang Kiri tidak bisa di undurkan, saya sudah meniatkan kesana, kata Hendra menjawab informasi dari warga.
Alhamdulillah sesampainya di desa Menamang Kiri Hendra sudah di sambut, warga sangat antusias menyambut Hendra sebagai wakil rakyat yang baru beberapa hari yang lalu di Lantik sebagai wakil rakyat melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW).
Dalam pemaparannya Hendra berterimakasih kepada masyarakat yang telah antusias hadir untuk bersilaturahmi dan berdialog.
“Tujuan saya kesini pertama bersilaturahmi supaya kita bisa saling mengenal”, kata Hendra.
Kedua tentu untuk menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat dimana memang salah satu tugas yang kami miliki sebagai wakil rakyat untuk mengawal program program pembangunan yang selaras dengan harapan dan kebutuhan masyarakat.
‘Nantinya apa yang menjadi masukan warga ini merupakan masukan yang akan di perjuangkan di dewan untuk disampaikan kepada pemerintah, melalui pokok-pokok pikiran DPRD (Pokir) nantinya pada sidang paripurna DPRD maupun pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang)”, terang Hendra.

Pada sesi dialog warga Menamang kiri menyampaikan keluhan dan aspirasinya mulai dari soal jalan yang belum memadai, lampu penerangan yang rusak, infrastruktur desa seperti fasilitas olahraga, fasilitas kesehatan dan bibit untuk perkebunan yang relevan.
Setelah mendengarkan keluhanan aspirasi warga Hendra berjanji dengan kewenangan yang di miliki dia akan berjuang secara maksimal, tegas Hendra.
“Kita akan selalu berikjtiar untuk masyarakat secara maksimal walaupun nantinya tetap ada skala prioritas dan melihat ketersediaan anggaran, pukasnya.
Sebagian yang dikeluhkan warga memang terlihat dan kasat mata diantaranya jalan yang tidak memadai, bahkan ketika pulang Politisi Muda itu merasakan sempat merasakan mobil yang di tumpanginya amblas di dalam kubangan lumpur jalanan Menamang, perlu satu jam untuk bisa keluar setelah dibantu warga.
Kata Hendra menyemangati tim yang bersamanya, kita baru satu jam didalam kubangan jalanan ini, warga sudah puluhan tahun merasakannya.

[Redaksi]













