LOCERITA.CO – Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud melakukan penataan besar di tubuh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dengan melantik dan mengambil sumpah 91 Aparatur Sipil Negara (ASN). Rotasi dan pengisian jabatan struktural ini berlangsung di Pendopo Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Senin (22/12/2025).
Langkah tersebut menjadi bagian dari konsolidasi pemerintahan Rudy Mas’ud sebagai gubernu. Pemerintah provinsi menargetkan birokrasi yang lebih solid, responsif, dan siap menghadapi agenda pembangunan strategis, terutama peran Kalimantan Timur sebagai daerah penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN).
Rotasi Menyeluruh dari Eselon II hingga IV
Sebanyak 91 ASN yang dilantik berasal dari berbagai jenjang jabatan. Tujuh orang mengisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau setara eselon II. Selain itu, 35 ASN menduduki Jabatan Administrator (eselon III), dan 49 ASN lainnya menempati Jabatan Pengawas (eselon IV).
Gubernur Rudy Mas’ud menegaskan bahwa rotasi ini merupakan bagian dari evaluasi kinerja dan kebutuhan organisasi. Ia menyebut rotasi sebagai instrumen untuk meningkatkan efektivitas birokrasi dan mempercepat pelaksanaan program pemerintahan.
“Rotasi dan mutasi merupakan hal yang wajar dalam organisasi pemerintahan. Tujuannya untuk penyegaran dan peningkatan kinerja, agar roda pemerintahan berjalan lebih optimal,” ujar Rudy Mas’ud.
Perubahan di Jajaran Kepala OPD
Dalam rotasi tersebut, tujuh pejabat eselon II ditetapkan sebagai kepala organisasi perangkat daerah (OPD) definitif. Lisa Hasliana dilantik sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalimantan Timur setelah sebelumnya menjabat Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan.
Siti Farisyah Yana dipercaya mengisi jabatan Staf Ahli Bidang II Pemprov Kaltim, sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura. Yusliando ditunjuk sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kaltim setelah sebelumnya bertugas di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
Joko Istanto bergeser dari Kepala Dinas Kehutanan menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Fahmi Himawan dipercaya memimpin Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura setelah sebelumnya menjabat Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. Sementara itu, Buyung Dodi Gunawan dilantik sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim.
Penunjukan Kepala Bappeda Kaltim
Gubernur Rudy Mas’ud menunjuk Muhaimin sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalimantan Timur. Muhaimin sebelumnya menjabat Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Balikpapan dan menjadi satu-satunya pejabat dari pemerintah kabupaten/kota yang masuk dalam rotasi kepala OPD Pemprov Kaltim.
Rudy Mas’ud menegaskan bahwa penunjukan tersebut telah melalui uji kompetensi dan pertimbangan profesional. Ia menyatakan Pemprov Kaltim membuka peluang bagi pejabat yang memiliki kapasitas dan memenuhi persyaratan jabatan, baik dari internal provinsi maupun dari luar daerah.
Dorong Akselerasi Program dan Reformasi Birokrasi
Rudy Mas’ud menekankan bahwa penataan birokrasi ini bertujuan mendukung percepatan pembangunan daerah. Ia menilai Kalimantan Timur berada pada fase penting seiring pembangunan Ibu Kota Nusantara yang menuntut kesiapan birokrasi daerah.
“Kita tidak boleh bekerja dengan cara lama. Reformasi birokrasi harus berjalan nyata, pelayanan publik harus semakin cepat, transparan, dan akuntabel,” tegas Rudy.
Ia meminta para pejabat yang baru dilantik untuk segera bekerja, memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, dan fokus pada pencapaian target kinerja yang telah ditetapkan.
Penataan Birokrasi Berlanjut 2026
Gubernur Rudy Mas’ud memastikan rotasi ini bukan langkah terakhir. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akan melanjutkan penataan birokrasi pada awal 2026, terutama untuk mengisi jabatan yang masih kosong dan menyesuaikan kebutuhan organisasi.
“Ini gelombang pertama. Ke depan, penataan akan terus kita lakukan agar pemerintahan bisa bekerja lebih cepat dan menjawab tantangan yang ada,” ujar Rudy.
Pelantikan ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Dengan rotasi 91 ASN ini, Pemprov Kaltim berharap struktur birokrasi semakin profesional dan siap mendukung agenda pembangunan Kalimantan Timur di tengah dinamika nasional dan pembangunan IKN.
(Redaksi)













