Scroll untuk baca artikel
IKN NUSANTARA

Prabowo Resmikan RDMP Balikpapan sebagai Kilang Minyak Terbesar di Indonesia demi Kedaulatan Energi

82
×

Prabowo Resmikan RDMP Balikpapan sebagai Kilang Minyak Terbesar di Indonesia demi Kedaulatan Energi

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto meresmikan proyek RDMP Balikpapan yang merupakan kilang minyak terbesar di Indonesia untuk kemandirian energi.

LOCERITA.CO – Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka megaproyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Senin (12/1/2026). Proyek strategis ini memegang rekor sebagai kilang minyak terbesar di Indonesia yang menjadi tonggak sejarah baru bagi industri energi nasional.

Saat memberikan sambutan, Presiden menyambut gembira kehadiran fasilitas pengolahan minyak terintegrasi tersebut. Beliau menyatakan rasa bangga karena operasional Kilang Balikpapan mencerminkan prestasi besar bagi segenap bangsa. Selain itu, pria yang menjabat sebagai Kepala Negara ini menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras mewujudkan infrastruktur vital tersebut.

“Saya menyambut bahagia dan merasa sangat bangga atas hasil yang kita capai hari ini. Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berjuang sehingga kita berhasil mencapai titik bersejarah ini,” ujar Prabowo di lokasi proyek.

RDMP Balikpapan Memperkuat Ketahanan Energi Nasional

Selanjutnya, Prabowo menegaskan bahwa keberadaan kilang ini merupakan langkah nyata Indonesia menuju kedaulatan energi yang mandiri. Melalui kehadiran RDMP Balikpapan, pemerintah optimis dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor Bahan Bakar Minyak (BBM) secara signifikan.

Meskipun tantangan global terus membayangi, Presiden menekankan bahwa bangsa Indonesia harus memiliki kemandirian yang kuat. Beliau tidak menginginkan negara ini terus bergantung pada pasokan energi dari pihak asing. Menurutnya, Tuhan telah memberikan karunia sumber daya alam yang melimpah sehingga rakyat wajib mengelolanya secara mandiri.

“Kita tidak boleh menggantungkan nasib energi kita dari luar. Justru kita harus merdeka dan saya yakin kita pasti mampu karena kita memiliki segala sumber daya tersebut,” tegas Prabowo di hadapan para undangan.

Peningkatan Kapasitas Produksi dan Standar Kualitas Euro 5

Pada kesempatan yang sama, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menjelaskan rincian teknis proyek tersebut secara mendalam. Bahlil menyebutkan bahwa RDMP Balikpapan berhasil meningkatkan kapasitas pengolahan secara drastis. Saat ini, fasilitas tersebut sanggup meningkatkan volume produksi dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari.

Peningkatan kapasitas ini otomatis menjadikan Balikpapan sebagai pusat pengolahan minyak mentah paling vital di tanah air. Tidak hanya soal kuantitas, namun kualitas hasil produksi juga mengalami lompatan yang sangat pesat. Kilang ini sekarang mampu memproses bahan bakar berkualitas tinggi yang memenuhi standar internasional Euro 5.

Standar Euro 5 sendiri menjamin hasil bahan bakar yang lebih bersih serta rendah emisi gas buang. Oleh sebab itu, teknologi ini sangat mendukung upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan. Di samping memproduksi BBM, kilang ini juga menghasilkan produk turunan petrokimia seperti propylene dan sulfur.

Dukungan Penuh dari Pertamina dan Pejabat Negara

Di sisi lain, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri turut hadir menyaksikan momen bersejarah ini dengan saksama. Sejumlah pejabat tinggi negara serta direksi perusahaan energi juga meramaikan acara guna memberikan dukungan penuh terhadap operasional kilang.

Sinergi antara pemerintah dan badan usaha milik negara ini membuktikan keseriusan dalam membangun infrastruktur strategis. Semua pihak merasa optimistis bahwa operasional penuh RDMP Balikpapan akan memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal maupun nasional.

Terakhir, proyek raksasa ini juga menyerap banyak tenaga kerja dan menggerakkan roda ekonomi di wilayah Kalimantan Timur. Setelah proses peresmian ini selesai, Pertamina akan segera mendistribusikan hasil olahan kilang ke seluruh pelosok tanah air. Langkah tersebut bertujuan untuk menjamin stabilitas stok bahan bakar nasional secara berkelanjutan.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *