Scroll untuk baca artikel
ADVERTORIALSUDUT PARLEMEN

Samarinda Berpotensi Tingkatkan PAD Lewat Sektor Pariwisata

88
×

Samarinda Berpotensi Tingkatkan PAD Lewat Sektor Pariwisata

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda Samri Shaputra (locerita.co)

Locerita.co- Kota Samarinda yang dikenal sebagai “Kota Tepian” mulai menarik perhatian sebagai salah satu destinasi wisata potensial yang bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Samri Shaputra, Ketua Komisi I DPRD Samarinda, mengungkapkan bahwa sektor pariwisata di Samarinda memiliki peluang besar untuk mendongkrak perekonomian daerah.

Samri menilai, Samarinda memiliki daya tarik wisata yang patut dikembangkan lebih lanjut. Setiap akhir pekan, banyak pengunjung dari luar kota yang datang untuk berlibur, dan mereka menghabiskan uang di berbagai sektor, mulai dari kuliner hingga akomodasi. Hal ini menunjukkan potensi ekonomi yang besar jika dimanfaatkan secara optimal.

“Setiap akhir pekan, Samarinda ramai dikunjungi oleh warga dari kabupaten sekitar. Uang yang mereka belanjakan di sini juga bisa membantu meningkatkan perekonomian lokal. Ini adalah peluang yang seharusnya dimaksimalkan,” ujar Samri.

Ia pun mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk lebih fokus menciptakan suasana yang nyaman dan menarik bagi para wisatawan.

Menurutnya, salah satu kunci utama dalam menarik pengunjung adalah kenyamanan dan pesona kota yang bisa dinikmati oleh wisatawan.

“Kota yang nyaman akan membuat orang merasa betah. Jika itu tercipta, orang-orang dari luar daerah pasti tertarik untuk berkunjung lagi,” katanya.

Samri juga menyarankan agar pengembangan pariwisata di Samarinda tidak bergantung pada lahan luas, mengingat terbatasnya ruang yang ada. Ia mencontohkan bahwa satu hektar lahan yang digunakan untuk wahana wisata bisa menghasilkan PAD yang lebih besar dibandingkan lahan pertanian dengan ukuran yang sama.

“Lahan terbatas bukanlah halangan besar. Jika digunakan dengan tepat untuk sektor pariwisata, hasilnya bisa sangat signifikan. Bahkan, dengan satu hektar lahan yang digunakan untuk wahana wisata, pendapatan yang dihasilkan bisa lebih banyak dibandingkan lahan pertanian yang sama luasnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Samri mengungkapkan bahwa pengembangan sektor wisata tidak hanya dapat memberikan keuntungan ekonomi, tetapi juga dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar. Ini bisa menjadi salah satu solusi dalam mengurangi angka pengangguran serta memajukan perekonomian daerah.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri wisata dalam menciptakan destinasi wisata yang tidak hanya menarik, tetapi juga berkelanjutan.

“Kita harus berpikir jangka panjang. Pariwisata yang berkembang dengan baik tidak hanya mendatangkan pendapatan tetapi juga menjaga kelestarian alam dan budaya,” tambah Samri.

Dengan segala potensi yang dimiliki, Samarinda kini berada di ambang perubahan besar dalam sektor pariwisata. Diharapkan, jika pengembangan ini dijalankan dengan baik, kota ini akan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kalimantan, yang tidak hanya meningkatkan PAD, tetapi juga kesejahteraan masyarakatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *