Scroll untuk baca artikel
ADVERTORIALDAERAHSUDUT PARLEMEN

Ketua DPRD Samarinda Ajak Warga Refleksikan Semangat Boedi Oetomo di Harkitnas 2025

162
×

Ketua DPRD Samarinda Ajak Warga Refleksikan Semangat Boedi Oetomo di Harkitnas 2025

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah

Samarinda, Locerita.co — Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2025 menjadi momen refleksi penting bagi seluruh elemen masyarakat di tengah arus perubahan zaman. Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengajak masyarakat untuk kembali menumbuhkan semangat persatuan dan gotong royong, sebagaimana cita-cita awal para pendiri bangsa.

Dalam keterangannya, Helmi menilai bahwa semangat Harkitnas perlu dihidupkan kembali, tidak hanya sebagai bagian dari sejarah, melainkan sebagai energi kolektif untuk membangun daerah dan negara ke arah yang lebih baik.

“Hari ini, kita menghormati mereka yang berjuang untuk kemerdekaan kita dan merayakan persatuan yang menyatukan kita,” ujar Helmi, Senin (20/5).

Dengan mengusung tema “Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat”, peringatan Harkitnas tahun ini diharapkan mampu menjadi pengingat bahwa kekuatan bangsa terletak pada persatuan, solidaritas, dan kerja sama antarwarga negara.

“Semoga kita terus bekerja bersama untuk masa depan yang lebih cerah dan sejahtera,” katanya.

Helmi juga menegaskan bahwa tantangan zaman ke depan, termasuk ketahanan ekonomi, pendidikan, dan sosial, harus dijawab dengan semangat kebangkitan yang sama seperti saat awal kelahiran organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908.

“Kebangkitan nasional saat ini tidak lagi dengan senjata, tapi dengan ide, inovasi, dan kerja keras,” tegasnya.

Ia pun mendorong generasi muda Samarinda agar tidak melupakan sejarah, karena dari sanalah lahir nilai-nilai nasionalisme yang menjadi fondasi pembangunan bangsa.

“Pemuda kita harus menjadi motor penggerak kebangkitan di era digital ini. Jangan lupakan akar perjuangan bangsa,” pesan Helmi.

Menurutnya, Harkitnas adalah saat yang tepat bagi seluruh unsur masyarakat, termasuk pemerintah daerah, untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor demi pembangunan yang lebih inklusif.

“Kita harus bangkit bersama, bukan jalan sendiri-sendiri. Kolaborasi adalah kunci,” ujar Helmi.

Lebih lanjut, ia mengingatkan agar semangat peringatan ini tidak hanya berhenti pada seremoni.

“Semangatnya harus diterjemahkan dalam aksi nyata—di kantor, di sekolah, di jalan, bahkan di rumah. Inilah cara kita menghargai jasa para pahlawan,” pungkasnya.

Peringatan Harkitnas 2025 menjadi pengingat bahwa kebangkitan bangsa tidak dapat dicapai tanpa partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Semangat Boedi Oetomo tetap relevan, bahkan semakin penting dalam menghadapi tantangan Indonesia masa kini.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *