Scroll untuk baca artikel
BERITA VIRALDAERAH

Aksi Kabur Massal Gegerkan Samarinda: 15 Tahanan Jebol Dinding Kamar Mandi Pakai Pipa Jemuran

95
×

Aksi Kabur Massal Gegerkan Samarinda: 15 Tahanan Jebol Dinding Kamar Mandi Pakai Pipa Jemuran

Sebarkan artikel ini
AKBP Hendri Umar Kapolrestra Samarinda

LOCERITA CO – Samarinda, Kalimantan Timur — Warga Samarinda dikejutkan oleh peristiwa mirip adegan film laga. Sebanyak 15 tahanan Polsek Samarinda Kota berhasil melarikan diri dari balik jeruji dengan cara yang tak terduga, Minggu (19/10/2025) sekitar pukul 14.00 Wita.

Dinding kamar mandi menjadi jalur pelarian utama. Para tahanan nekat menjebol tembok dengan diameter lubang sekitar 35-40 sentimeter, cukup untuk meloloskan satu orang secara bergantian.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut para tahanan membobol dinding dengan memanfaatkan pipa besi jemuran yang ditemukan di dalam sel.

“Mereka menggunakan pipa untuk memukul paku ke dinding hingga berlubang. Dari total 30 tahanan, 15 kabur dan 15 lainnya masih berada di tempat,” jelas Hendri kepada wartawan.

Hasil penyelidikan sementara mengungkap bahwa aksi ini bukan spontan. Pelarian diduga dipersiapkan sejak beberapa hari yang lalu oleh salah satu tahanan yang menjadi otak dari pelarian dan sekarang sudah di tangkap kembali.

Setelah berhasil membuat lubang, para tahanan kompak melarikan diri satu per satu menuju area belakang kantor polisi yang berbatasan langsung dengan permukiman warga, membuat pengejaran semakin rumit.

Polisi memastikan para tahanan yang melarikan diri bukan pelaku kejahatan biasa. Mereka terlibat dalam:

  • 7 kasus pencurian dengan pemberatan (curat)
  • 3 kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor)
  • 2 kasus penggelapan
  • 3 kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur

Tak menunggu lama, polisi langsung melakukan penyisiran besar-besaran dengan melibatkan Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota, Satreskrim Polresta Samarinda, hingga Subdit Jatanras Polda Kaltim.

Perbatasan kota hingga akses transportasi darat, laut, dan udara diperketat. Koordinasi juga dilakukan dengan Polres di Kukar, Bontang, hingga Balikpapan.

Hingga pukul 19.00 Wita, enam tahanan berhasil ditangkap kembali, termasuk satu yang diduga sebagai dalang pelarian. Sembilan lainnya masih buron.

Foto-foto para tahanan kini telah disebar ke seluruh RT, Babinkamtibmas, hingga pos keamanan lingkungan.

“Kami minta masyarakat segera melapor jika melihat tahanan yang dicurigai,” imbau Hendri.

Sebagai langkah antisipasi, 15 tahanan yang masih berada di dalam sel telah dipindahkan ke Mapolresta Samarinda.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *