Scroll untuk baca artikel
DAERAH

Pemkot Samarinda Tetapkan Teras Samarinda sebagai Pusat Perayaan Tahun Baru 2026

149
×

Pemkot Samarinda Tetapkan Teras Samarinda sebagai Pusat Perayaan Tahun Baru 2026

Sebarkan artikel ini
Teras Samarinda Di Pusatkan Agenda Pergantian Tahun/IST

LOCERITA.CO – Pemerintah Kota Samarinda memusatkan seluruh rangkaian perayaan malam Tahun Baru 2026 di kawasan Teras Samarinda. Kebijakan ini bertujuan mengendalikan pergerakan massa sekaligus mempermudah pengamanan selama pergantian tahun. Pemkot menilai pemusatan lokasi menjadi langkah paling efektif untuk menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat persiapan pengamanan perayaan Tahun Baru yang berlangsung di Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Samarinda, Selasa (30/12/2025). Rapat itu melibatkan unsur pemerintah kota dan pemangku kepentingan terkait pengamanan.

Pemusatan Lokasi Dinilai Efektif Kendalikan Massa

Asisten II Kota Samarinda, Marnabas, menjelaskan bahwa Pemkot sengaja memusatkan perayaan di satu titik agar pengawasan berjalan maksimal. Menurut dia, penyebaran kegiatan di banyak lokasi berpotensi menyulitkan pengendalian massa dan meningkatkan risiko gangguan keamanan.

Pemkot memilih Teras Samarinda karena kawasan tersebut dinilai representatif dan memiliki akses yang relatif mudah dikendalikan. Selain itu, area tersebut telah dilengkapi fasilitas pendukung untuk kegiatan masyarakat berskala besar.

“Kami pusatkan kegiatan di Teras Samarinda agar pengamanan lebih mudah dan terkoordinasi. Dengan satu titik utama, aparat dapat bekerja lebih efektif,” ujar Marnabas.

Ia menegaskan bahwa Pemkot tidak menggelar hiburan secara masif. Kegiatan yang disiapkan bersifat terbatas dan terkontrol, dengan fokus pada kenyamanan dan keselamatan warga.

Hiburan Terbatas dan Doa Bersama Warnai Malam Tahun Baru

Pemkot Samarinda menyiapkan sejumlah hiburan ringan untuk mengisi malam pergantian tahun. Hiburan musik menjadi salah satu agenda yang dapat dinikmati masyarakat yang datang ke Teras Samarinda.

Selain hiburan, Pemkot juga memasukkan agenda doa bersama sebagai bagian dari rangkaian acara. Doa bersama ini bertujuan mengajak masyarakat melakukan refleksi menjelang pergantian tahun, sekaligus memohon keselamatan dan ketenteraman di tahun yang baru.

Marnabas menyebut Pemkot ingin menghadirkan suasana perayaan yang sederhana namun bermakna. Pemerintah tidak mendorong euforia berlebihan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk merayakan Tahun Baru dengan tertib serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Pemkot berharap warga dapat menikmati suasana pergantian tahun tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

Posko Pengamanan Disiapkan di Sekitar Kantor Gubernur

Untuk mendukung kelancaran perayaan, Pemkot Samarinda menyiapkan posko pengamanan di sekitar Kantor Gubernur Kalimantan Timur. Posko ini akan menjadi pusat koordinasi pengamanan yang melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Posko tersebut berfungsi sebagai titik pemantauan situasi dan sarana komunikasi antarinstansi. Aparat keamanan akan memantau kondisi lapangan secara langsung guna mengantisipasi potensi gangguan.

Setelah melakukan pemantauan di posko, Wali Kota Samarinda dijadwalkan bergeser ke Teras Samarinda. Kehadiran Wali Kota menjadi bagian dari rangkaian kegiatan resmi perayaan malam Tahun Baru.

Pemkot menilai kehadiran pimpinan daerah di lokasi utama perayaan penting untuk memastikan kesiapan pengamanan dan memberi rasa aman kepada masyarakat.

Teras Samarinda 2 Masih Ditutup untuk Umum

Dalam kesempatan yang sama, Marnabas menegaskan bahwa Teras Samarinda 2 masih ditutup untuk umum. Kawasan tersebut masih menjalani masa pemeliharaan sehingga belum dapat digunakan untuk kegiatan masyarakat.

Pemkot meminta masyarakat hanya memanfaatkan area Teras Samarinda yang telah ditetapkan sebagai lokasi resmi perayaan. Langkah ini diambil untuk mencegah risiko kecelakaan dan kerusakan fasilitas.

Marnabas menekankan bahwa keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama Pemkot. Pemerintah tidak ingin perayaan Tahun Baru justru menimbulkan masalah baru akibat penggunaan fasilitas yang belum siap.

Dengan pemusatan kegiatan di Teras Samarinda, Pemkot berharap arus massa dapat lebih terkendali. Pengamanan terpadu yang disiapkan diharapkan mampu menciptakan suasana perayaan yang aman, tertib, dan kondusif.

Pemkot Samarinda juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga ketertiban selama perayaan berlangsung. Pemerintah menilai keberhasilan pengamanan tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga pada kesadaran bersama seluruh warga kota.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *