Scroll untuk baca artikel
BERITA VIRALDAERAH

Andi Harun Turun ke Sungai Karang Mumus, Aksi Pungut Sampah dan Ajak Masyarakat Bergerak Jaga Lingkungan

275
×

Andi Harun Turun ke Sungai Karang Mumus, Aksi Pungut Sampah dan Ajak Masyarakat Bergerak Jaga Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Andi Harun, Walikota Samarinda.

Samarinda, Locerita.co — Wali Kota Samarinda, Andi Harun, Dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sabtu (31/5/2025), ia terjun langsung ke Sungai Karang Mumus (SKM) untuk memungut sampah bersama ratusan peserta dalam aksi bertajuk Gerak Perahu Ketinting Pungut Sampah. Aksi ini tak hanya simbolik, tapi menjadi bentuk nyata dari komitmennya mengedukasi dan menggerakkan kesadaran publik soal lingkungan.

 “Kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Saya ingin memberikan contoh langsung bahwa kita semua punya tanggung jawab menjaga sungai dan lingkungan,” ucapnya saat ditemui di lokasi.

Ia menegaskan bahwa pembersihan sungai tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Kesadaran masyarakat adalah kunci utama perubahan.

“Ini merupakan bagian dari ikhtiar kami dalam mengajak sekaligus mengedukasi masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya serta menjaga lingkungan secara bersama-sama,” ujar Andi Harun.

Wali Kota dua periode ini juga menyampaikan bahwa kegiatan serupa telah menjadi agenda rutin Pemkot Samarinda. Ia berharap, melalui aksi konsisten ini, tercipta budaya hidup bersih yang melekat di semua lapisan masyarakat.

“Kami tidak menunggu momen besar untuk bergerak. Ini kami lakukan setiap bulan agar menjadi kebiasaan, bukan hanya kegiatan tahunan,” jelasnya.

Andi juga mengajak masyarakat untuk berhenti saling menyalahkan dalam persoalan sampah. Menurutnya, lebih baik semua pihak mengambil peran sekecil apa pun.

“Daripada saling menyalahkan, lebih baik kita semua bergerak. Walau hanya memungut satu biji sampah, itu sudah lebih baik daripada diam saja,” tegasnya.

Ia juga menyinggung pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga lingkungan. Kegiatan ini diikuti oleh OPD, Forkopimda, BUMD, swasta, hingga komunitas seperti GMSS SKM dan Duta Peduli Sampah. “Kekuatan utama kita adalah kolaborasi. Tanpa itu, tidak mungkin kita bisa mengubah wajah kota ini,” tambahnya.

Andi Harun meyakini bahwa menjaga sungai sama artinya dengan menjaga masa depan kota. Ia menekankan, sungai yang bersih bukan hanya mencegah banjir, tetapi juga berdampak pada kesehatan dan kualitas hidup warga.

“Kalau kita serius menjaga sungai, manfaatnya akan terasa di banyak sektor. Bukan hanya lingkungan, tapi juga ekonomi, kesehatan, bahkan pariwisata,” pungkasnya.

Dengan keteladanan yang ditunjukkan Wali Kota Andi Harun, gerakan menjaga lingkungan di Samarinda tak lagi sebatas wacana. Ia membuktikan bahwa pemimpin yang mau turun langsung bisa menggerakkan lebih banyak pihak untuk ikut terlibat, menjadikan Samarinda kota yang bersih dan berdaya saing.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *