Scroll untuk baca artikel
DAERAH

Samarinda kembali dilanda banjir besar usai hujan ekstrem 193 ml/detik, Wali Kota Andi Harun minta maaf dan janji percepat proyek pengendalian banjir.

159
×

Samarinda kembali dilanda banjir besar usai hujan ekstrem 193 ml/detik, Wali Kota Andi Harun minta maaf dan janji percepat proyek pengendalian banjir.

Sebarkan artikel ini

LOCERITA.CO, Samarinda – Hujan deras yang mengguyur Kota Tepian pada Rabu (22/10/2025) siang kembali bikin warga Samarinda was-was. Dalam waktu kurang dari tiga jam, air naik cepat di 27 titik genangan. Dari Jalan Pramuka sampai Simpang Lembuswana, semua berubah jadi kolam dadakan. Bahkan, di Air Hitam, longsor ikut meramaikan situasi darurat ini.

“Curah hujan kemarin tercatat 193 mililiter per detik. Itu rekor tertinggi sepanjang tahun ini,” ujar Wali Kota Samarinda, Andi Harun, Kamis (23/10/2025).

Ia mengaku tak ingin bersembunyi di balik alasan cuaca ekstrem. “Saya tetap minta maaf. Proyek pengendalian banjir belum selesai, tapi percayalah — semua terus dikerjakan.”

Andi menjelaskan, Pemkot Samarinda kini sedang ngebut menuntaskan program besar pengendalian banjir. Salah satunya melalui kerjasama lintas wilayah.

DPRD Samarinda baru saja bertemu dengan Bupati Kukar membahas penangan bersama untuk pengendalian banjir di kawasan perbatasan Kukar–Samarinda.

“Kukar sudah menyatakan siap bantu bangun. Ini kabar baik buat kita semua,” katanya.

Tak berhenti di situ, Andi juga baru pulang dari Kementerian PUPR untuk menyerahkan daftar usulan proyek prioritas. Semua fokus ke pada penanganan banjir. Mulai dari pembangunan sheet pile di Sungai Karang Mumus, sampai pengadaan belasan pompa air, rumah pompa, dan kolam retensi tambahan.

“Kami bahkan minta semua usulan kami ke pusat difokuskan 100 persen buat pengendalian banjir,” tegasnya.

Menariknya, di tengah situasi genting itu, semangat kolaborasi justru makin kuat.

“Kami berharap dukungan tetap mengalir dari pemprov, karena PUPR Provinsi selama ini selalu ikut turun tangan setiap tahun dalam pembangunan penanganan banjir di samarinda,” tutur Andi.

Dari sisi cuaca, BMKG memprediksi hujan ringan masih akan menghiasi langit Samarinda hingga akhir Oktober. Warga diminta tetap waspada, terutama di daerah rawan seperti Samarinda Seberang, Loa Janan Ilir, dan Sungai Kunjang.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *