Scroll untuk baca artikel
BERITA VIRALDAERAH

Samarinda Pertahankan Opini WTP ke-11, Bukti Tata Kelola Keuangan Transparan dan Akuntabel

186
×

Samarinda Pertahankan Opini WTP ke-11, Bukti Tata Kelola Keuangan Transparan dan Akuntabel

Sebarkan artikel ini
Penyerahan Penilaian Wajar Tanpa Pengecualiaan (WTP) kepada Pemkot Samarinda oleh BPK RI yang di terima langsung oleh walikota Samarinda Andi Harun.

Samarinda, Locerita.co – Pemerintah Kota Samarinda kembali menunjukkan komitmennya terhadap pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel. Untuk ke-11 kalinya secara berturut-turut, Pemkot berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024.

Prestasi ini memperkuat citra kota sebagai salah satu daerah dengan tata kelola keuangan daerah yang solid dan terpercaya.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) diserahkan di Kantor BPK RI Perwakilan Kalimantan Timur dan diterima langsung oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun. , Jumat (23/5/2025),

Ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh jajaran perangkat daerah dalam membangun sistem anggaran yang berintegritas.

“Capaian ini bukan sekadar simbol, tapi bukti bahwa kita konsisten menegakkan prinsip akuntabilitas dan mengikuti regulasi,” ujar Andi Harun.

Ia menambahkan bahwa mempertahankan opini WTP selama lebih dari satu dekade adalah hasil kerja keras dan kolaborasi lintas sektor.

“Kedisiplinan dalam pelaporan dan kepatuhan terhadap aturan jadi kunci. Kami ingin agar masyarakat melihat bahwa keuangan daerah dikelola secara profesional,” katanya.

Meski mendapatkan penilaian tertinggi dari BPK, bukan berarti laporan keuangan Pemkot Samarinda tanpa catatan. BPK mengidentifikasi 20 temuan serta memberikan 47 rekomendasi kepada Pemkot untuk ditindaklanjuti.

“Semua catatan itu bersifat administratif dan tidak menyentuh hal-hal substansial. Tapi kami tetap serius dalam menindaklanjutinya.”

Andi Harun juga menekankan bahwa Pemkot diberi waktu 60 hari untuk menyelesaikan tindak lanjut dari rekomendasi BPK.

“Kami tidak akan menganggap enteng. Setiap rekomendasi akan kami sikapi dengan sungguh-sungguh sebagai bagian dari proses pembelajaran dan perbaikan,” jelasnya.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *