Scroll untuk baca artikel
DAERAH

Teras Samarinda Tahap II Belum Rampung, PUPR Beri Tambahan Waktu

535
×

Teras Samarinda Tahap II Belum Rampung, PUPR Beri Tambahan Waktu

Sebarkan artikel ini
Proses Pembangunan Teras Samarinda Terus Berlanjut/ IST

LOCERITA.CO – Pembangunan Teras Samarinda Tahap II belum tuntas hingga berakhirnya tahun anggaran 2025. Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda memberikan perpanjangan waktu pengerjaan selama 50 hari kepada kontraktor pelaksana dengan tetap memberlakukan denda sesuai ketentuan.

Kepala Dinas PUPR Samarinda, Desy Damayanti, menjelaskan bahwa sebagian besar proyek infrastruktur fisik di Kota Tepian sebenarnya telah mencapai progres 100 persen pada akhir Desember 2025. Namun, beberapa pekerjaan berskala besar masih membutuhkan waktu tambahan penyelesaian sehingga melewati tahun anggaran.

“Memang ada beberapa kegiatan besar tahun 2025 yang belum selesai. Sesuai aturan, kami memberikan tambahan waktu 50 hari dengan konsekuensi denda,” kata Desy, Senin (5/1/2026).

Segmen 4 Jadi Titik Kritis Pekerjaan Teras Samarinda

Desy menyebutkan pembangunan Teras Samarinda Tahap II menjadi salah satu proyek yang memperoleh perpanjangan waktu, khususnya pada segmen 4. Segmen ini merupakan bagian pekerjaan fisik terbesar dan hingga kini masih berada dalam tahap penyelesaian akhir.

Menurut dia, kompleksitas pekerjaan serta besarnya volume proyek memengaruhi keterlambatan penyelesaian. Meski demikian, Dinas PUPR memastikan seluruh proses perpanjangan waktu telah mengikuti regulasi pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Kami tetap berpegang pada aturan. Selama masih diperbolehkan, kontraktor kami beri kesempatan menyelesaikan pekerjaan, tetapi denda tetap berjalan,” tegasnya.

Nilai Proyek Capai Puluhan Miliar Rupiah

Berdasarkan data Dinas PUPR Samarinda, pembangunan Teras Samarinda Tahap II terbagi dalam tiga paket pekerjaan dengan total anggaran puluhan miliar rupiah. Segmen 1 menyerap anggaran Rp48 miliar, segmen 2–3 sebesar Rp21,3 miliar, sementara segmen 4 mendapat alokasi Rp24,3 miliar.

Dari seluruh paket tersebut, segmen 4 menjadi fokus utama dalam masa perpanjangan waktu. Pemerintah Kota Samarinda menargetkan kontraktor mampu menyelesaikan seluruh sisa pekerjaan dalam 50 hari ke depan agar kawasan Teras Samarinda segera dimanfaatkan secara optimal.

Teras Samarinda Diproyeksikan Jadi Ikon Ruang Publik

Pemkot Samarinda merancang Teras Samarinda sebagai kawasan penataan tepian Sungai Mahakam yang berfungsi sebagai ruang publik modern. Proyek ini diharapkan menjadi ikon baru Kota Tepian sekaligus mendukung aktivitas sosial, ekonomi kreatif, dan pariwisata.

Pemerintah kota menilai keberadaan Teras Samarinda memiliki nilai strategis dalam memperkuat identitas Samarinda sebagai kota berbasis sungai yang ramah bagi masyarakat.

Proyek Strategis Lain Rampung Sesuai Target

Meski Teras Samarinda Tahap II belum sepenuhnya rampung, Desy menegaskan sebagian besar proyek strategis lainnya telah selesai sesuai jadwal. Salah satunya adalah proyek Terowongan Samarinda yang telah tuntas secara fisik dan keuangan pada 2025.

“Saat ini terowongan sudah masuk masa pemeliharaan sepanjang 2026,” ujarnya.

Namun, pemerintah kota belum mengoperasikan terowongan tersebut secara fungsional karena masih menunggu evaluasi kelayakan dan keamanan dari pemerintah pusat.

Pengawasan Diperketat Selama Masa Perpanjangan

Desy menegaskan Pemkot Samarinda tidak ingin mengoperasikan infrastruktur strategis tanpa rekomendasi resmi demi menjamin keselamatan pengguna. Karena itu, pemerintah tetap menunggu hasil evaluasi dari pusat sebelum membuka fasilitas tersebut untuk publik.

Sementara itu, Pemkot Samarinda meminta kontraktor Teras Samarinda Tahap II memanfaatkan masa perpanjangan 50 hari secara maksimal. Pemerintah menargetkan proyek tersebut rampung dan dapat dimanfaatkan masyarakat pada kuartal pertama 2026.

“Kami akan memperketat pengawasan agar kualitas pekerjaan tetap terjaga meskipun pelaksanaannya melewati tahun anggaran,” pungkas Desy.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *