Samarinda, Locerita. co – Cuaca ekstrem kembali menjadi perhatian serius di Kota Samarinda seiring dengan meningkatnya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan potensi banjir dan longsor, terutama di kawasan-kawasan yang selama ini dikenal rawan bencana. Fenomena perubahan cuaca secara tiba-tiba, dari panas terik ke hujan lebat disertai angin kencang, semakin sering terjadi dan berdampak langsung pada aktivitas warga.
Kepala Stasiun Meteorologi APT Pranoto BMKG Samarinda, Riza Arian Noor, mengonfirmasi bahwa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih akan berlangsung hingga akhir Juni 2025. Berdasarkan data monitoring curah hujan harian yang dilakukan BMKG pada Senin (12/5/2025), tercatat sejumlah wilayah mengalami hujan di atas ambang normal. Lempake menjadi wilayah dengan curah hujan tertinggi, mencapai 153 mm, disusul Samarinda Utara 122 mm.
“Curah hujan yang tinggi ini dipicu oleh aktivitas konvergensi atau pertemuan angin dari berbagai arah yang mempercepat pertumbuhan awan hujan,” jelas Riza.
Ia menambahkan bahwa pola cuaca seperti ini bersifat dinamis dan dapat berubah secara cepat, sehingga kewaspadaan masyarakat harus ditingkatkan, terutama yang tinggal di bantaran sungai atau dataran rendah.
Dampak dari hujan lebat pun mulai terasa. BPBD Samarinda melaporkan munculnya 29 titik genangan air yang tersebar di lima kecamatan. Sejumlah ruas jalan protokol seperti Flyover Juanda, Jalan DI Panjaitan, dan Jalan Mugirejo sempat terendam hingga setinggi dada orang dewasa, mengganggu lalu lintas dan aktivitas warga. Beberapa sekolah dan fasilitas umum turut terdampak.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan potensi cuaca ekstrem. Informasi prakiraan cuaca harian perlu rutin dipantau, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan.
“Perubahan cuaca dari panas ke hujan lebat disertai petir dan angin kencang kini menjadi pola yang berulang. Kami minta warga untuk lebih waspada dan memprioritaskan keselamatan,” pungkas Riza.
(Redaksi)













