Samarinda, Locerita.co – Kesadaran akan pentingnya kebersihan sebagai bagian dari identitas kota kembali dikuatkan oleh Pemerintah Kota Samarinda. Melalui kegiatan bersih-bersih massal yang digelar di kawasan Citra Niaga pada Minggu (11/5/2025).
Pemkot menunjukkan komitmennya dalam membentuk budaya kebersihan yang melibatkan semua unsur masyarakat, bukan sekadar pekerjaan rutin petugas kebersihan.
Dipimpin langsung oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Ridwan Tassa, kegiatan ini melibatkan ratusan peserta dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, kelompok masyarakat, serta pedagang. Kegiatan berlangsung secara serempak dengan dukungan peralatan seperti mobil tangki, sikat, dan cairan pembersih.
Ridwan menyebut, kegiatan semacam ini akan dijadikan agenda rutin minimal dua kali sebulan dan bisa ditingkatkan frekuensinya bila situasi menuntut.
Citra Niaga dipilih sebagai lokasi awal karena merupakan ikon perdagangan dan pariwisata kota. Selain itu, ruas jalan strategis seperti kawasan Tanah Merah dan Sungai Siring juga masuk dalam prioritas aksi kebersihan mendatang. Tujuannya bukan hanya mempercantik kota, tetapi juga menanamkan rasa memiliki pada warga agar terbiasa menjaga lingkungan sekitar.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan kebersihan, khususnya di ruang publik. Ia menyatakan akan ada sanksi tegas bagi pelanggar, termasuk pencabutan izin usaha bagi pedagang yang abai terhadap peringatan.
“Kebersihan harus jadi bagian dari karakter warga kota,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengelolaan lingkungan berkelanjutan, Pemkot juga menyerahkan satu unit kendaraan operasional kepada Perumda Varia Niaga. Kendaraan ini akan digunakan untuk menyiram tanaman dan menjaga keasrian taman di sekitar Citra Niaga.
“Kami ingin mengubah pola pikir bahwa kebersihan bukan beban, tapi bagian dari kehidupan bersama,” pungkas Andi Harun.
(Redaksi)













