Locerita.co – Aulia Rahman Basri resmi mendaftarkan diri sebagai calon bupati dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada Senin, (10/3/25)
Langkah ini diambil setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mendiskualifikasi calon sebelumnya, Edi Damasyah Bupati Petahana.
Aulia yang menggantikan Edi Damasyah berpasangan dengan Rendi Solihin Wakil Bupati Petahana dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dijadwalkan pada bulan April 2025.
Setelah menyerahkan berkas pendaftaran di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar, Aulia menyampaikan kesiapannya untuk bertarung dalam proses pemilihan yang akan datang.
“dengan dukungan penuh dari Masyarakat Kukar, kami siap untuk memenangkan PSU,” Kata Aulia.
Selain itu Kami menghargai putusan MK dan berkomitmen untuk mengikuti seluruh proses yang ada,” ujar Aulia.
Dia juga menekankan bahwa penyerahan berkas yang dilakukan telah sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.
“Berkas persyaratan telah kami sampaikan kepada KPU, sesuai ketentuan dan persyaratan,” tambahnya.
Aulia berharap agar seluruh tahapan yang ada dalam PSU Kukar berjalan lancar dan transparan. Selain itu, dirinya berjanji akan berfokus pada agenda-agenda strategis yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kukar jika terpilih nanti.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil akan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Kukar,” ungkapnya.
Turut hadir dalam proses pendaftaran sejumlah partai pengusung turut hadir mendampingi Aulia dalam pendaftaran ini, yakni PDI Perjuangan, Partai Demokrat, Partai Gelora, Partai Buruh, dan Partai Umat.
Pada kesempatan yang sama, hadir juga sejumlah tokoh penting, termasuk Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, serta beberapa anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim. Ketua DPC PDI Perjuangan, Edi Damansyah, yang juga turut mendampingi Aulia, memberikan dukungan penuh untuk kelancaran proses Pemilihan Kepala Daerah Kukar ini.
(Redaksi)













