Scroll untuk baca artikel
ADVERTORIALDAERAHSUDUT PARLEMEN

DPRD Dorong Samarinda Jadi Magnet Wisata Kalimantan Timur, UMKM Jadi Fokus Utama

196
×

DPRD Dorong Samarinda Jadi Magnet Wisata Kalimantan Timur, UMKM Jadi Fokus Utama

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra

Samarinda, Locerita.co – Di tengah upaya pemerintah kota meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sektor pariwisata dinilai menjadi peluang emas yang belum digarap secara optimal. Kota Samarinda, yang setiap akhir pekan kerap dipadati pengunjung dari daerah sekitar, berpotensi besar menjadi pusat destinasi wisata regional jika dikelola secara serius.

Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra, menyampaikan bahwa geliat wisata lokal sudah terlihat, namun belum diimbangi dengan perencanaan strategis dan dukungan infrastruktur yang memadai.

“Setiap akhir pekan, banyak orang dari luar kota datang ke Samarinda untuk berlibur dan berbelanja. Ini peluang besar yang harus kita kelola dengan baik agar bisa memberikan manfaat lebih besar bagi perekonomian lokal,” ujar Samri Senin (19/5/2025).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menekankan pentingnya pendekatan pariwisata yang tidak hanya mengandalkan objek wisata, tetapi juga kenyamanan kota secara keseluruhan. “Kalau kotanya tidak nyaman, orang pasti berpikir dua kali untuk datang. Pemkot harus memastikan Samarinda nyaman dan menarik bagi wisatawan,” tegasnya.

Ia menilai kenyamanan kota tidak terlepas dari faktor kebersihan, keamanan, infrastruktur, serta kemudahan akses terhadap lokasi wisata dan pusat ekonomi rakyat seperti pasar dan pusat UMKM. Menurutnya, keberadaan wisatawan bisa menjadi katalisator pertumbuhan usaha kecil menengah di kota ini.

“Ini bukan hanya soal tempat wisata, tapi bagaimana kita bisa membangun pengalaman menyeluruh yang membuat pengunjung ingin kembali lagi. Dan UMKM bisa mengambil peran besar dalam menciptakan pengalaman itu,” jelasnya.

Samri juga menyampaikan bahwa keterbatasan lahan bukanlah hambatan besar bagi pengembangan pariwisata. “Kita tidak perlu lahan yang luas untuk mengembangkan pariwisata. Yang terpenting adalah bagaimana menciptakan konsep wisata yang menarik dan bisa mendatangkan banyak pengunjung,” katanya.

Lebih jauh, ia mengajak Pemkot Samarinda untuk membuka ruang kolaborasi dengan investor dan pelaku usaha lokal dalam mengembangkan destinasi wisata baru.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada kolaborasi dengan sektor swasta agar pengembangan wisata bisa berjalan cepat dan berkelanjutan,” tutur Samri.

Ia berharap, pariwisata ke depan bisa menjadi salah satu tulang punggung ekonomi kota dan mendorong pemerataan ekonomi masyarakat.

“Saya optimis sektor ini bisa menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang signifikan bagi Samarinda di masa depan,” pungkasnya.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *