Scroll untuk baca artikel
ADVERTORIALSUDUT PARLEMEN

DPRD Kota Samarinda Dukung Penutupan Jembatan Mahakam I dan Dorong Investigasi Menyeluruh.

111
×

DPRD Kota Samarinda Dukung Penutupan Jembatan Mahakam I dan Dorong Investigasi Menyeluruh.

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim (locerita co)

Locerita.co – Keputusan Penutupan sementara Jembatan Mahakam I yang menghubungkan Samarinda Kota dan Samarinda Seberang menyusul insiden pada 16 Februari 2025.

Sebuah kapal tongkang bermuatan kayu menabrak pilar penopang jembatan, menyebabkan kerusakan yang memerlukan pemeriksaan menyeluruh. .

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim mendukung langkah yang diambil Pemprov Kaltim tersebut. Menurutnya, langkah ini adalah langkah yang tepat untuk memastikan keselamatan masyarakat.

“Keputusan untuk menutup sementara jembatan adalah langkah konkret untuk menghindari risiko yang lebih besar. Investigasi harus dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan bahwa jembatan ini aman digunakan,” kata Abdul.

Abdul juga menyoroti pentingnya pemeriksaan menyeluruh pada struktur jembatan, bukan hanya di bagian yang terdampak tabrakan.

“Kita tidak bisa hanya fokus pada area yang langsung terkena tabrakan. Sebelumnya sudah ada insiden serupa dengan kapal lain, jadi penting untuk memeriksa seluruh struktur jembatan agar tidak ada kerusakan yang tidak terdeteksi,” tambahnya.

Abdul Rohim juga menekankan bahwa pihak yang bertanggung jawab atas insiden, dalam hal ini perusahaan pemilik tongkang, harus segera bertindak untuk mempertanggungjawabkan kerusakan yang terjadi.

“Jembatan ini adalah akses vital bagi ribuan orang setiap harinya. Oleh karena itu, perusahaan yang terlibat dalam kecelakaan ini harus bertanggung jawab penuh,” tegasnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kaltim menyatakan Investigasi ini akan melibatkan pemeriksaan struktural secara menyeluruh untuk memastikan bahwa jembatan tidak hanya aman dari sisi teknis, tetapi juga siap untuk berfungsi dengan normal setelah perbaikan,” ungkapnya

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga telah menurunkan tim ahli untuk melakukan investigasi lebih lanjut, bekerja sama dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim dan Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ).

Masyarakat diimbau untuk mengikuti informasi terbaru terkait status Jembatan Mahakam I dan rute alternatif yang tersedia.

Penutupan sementara akan dilakukan mulai 27 Februari hingga 13 Maret 2025 dan dapat di perpanjang sesuai hasil investigasi di lapangan

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *