Scroll untuk baca artikel
POLITIK TERKINI

Ketua Komisi IV Soroti Kenakalan Pelajar, Usulkan Kajian Jam Malam untuk Cegah Kekerasan

151
×

Ketua Komisi IV Soroti Kenakalan Pelajar, Usulkan Kajian Jam Malam untuk Cegah Kekerasan

Sebarkan artikel ini

Samarinda, Locerita.co – Meningkatnya angka kekerasan yang melibatkan pelajar di Samarinda mulai menimbulkan keprihatinan serius dari kalangan legislatif. Fenomena ini dinilai tidak hanya mengindikasikan lemahnya kontrol sosial, tetapi juga adanya celah dalam sistem pendidikan karakter yang seharusnya menjadi pondasi perilaku anak-anak di usia sekolah.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menanggapi tegas insiden pengeroyokan terhadap seorang siswa sekolah dasar oleh sejumlah pelajar SMP yang baru-baru ini terjadi. Menurutnya, kejadian ini harus menjadi momentum bagi semua pihak untuk mengevaluasi pendekatan terhadap pendidikan anak.

“Ini bukan sekadar masalah akademik, tapi juga pembentukan karakter. Sekolah tidak bisa bekerja sendiri. Lingkungan dan masyarakat harus terlibat aktif,” ujarnya, Kamis (25/5/2025).

Novan menekankan bahwa perilaku remaja di luar jam sekolah, terutama kebiasaan berkumpul tanpa pengawasan orang dewasa, dapat menjadi sumber lahirnya tindakan menyimpang. “Kalau anak-anak dibiarkan keluyuran malam tanpa arahan, risiko terjadinya kenakalan remaja pasti meningkat,” tegasnya.

Sebagai upaya pencegahan, Novan mengusulkan agar Pemerintah Kota Samarinda melakukan kajian mendalam terkait kemungkinan penerapan kebijakan jam malam bagi pelajar. Namun, ia mengingatkan bahwa kebijakan ini harus melibatkan berbagai pihak agar tidak menimbulkan resistensi.

“Ini bisa menjadi solusi, tetapi tidak bisa dijalankan sepihak. Harus dibicarakan bersama aparat, sekolah, hingga orang tua. Semua harus punya peran,” jelasnya.

Ia juga menggarisbawahi bahwa peningkatan kualitas pendidikan tak hanya berfokus pada sisi intelektual, melainkan juga pembinaan moral dan adab. “Kita tidak hanya mengejar kecerdasan intelektual, tetapi juga karakter yang beradab. Ini tanggung jawab bersama,” katanya.

Novan berharap, ke depan, seluruh elemen kota bisa bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung perkembangan karakter generasi muda Samarinda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *